Jum'at 4 04 2025
  • Jelajahi

    Copyright © 2025 Snipernews.id - Akurat Mengungkap Fakta
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Nhận xét gần đây

    Bekas Tambang Sirtu di Kaur - Bengkulu Ini Mirip Miniatur Pulau

    Sunday, June 11, 2023, June 11, 2023 WIB Last Updated 2023-07-17T01:31:23Z
    masukkan script iklan disini

    Foto : Ternak warga setempat merumput di dasar sungai yang berubah jadi hamparan rumput. (Dok./IK/SniperNews)


    KAUR, | SniperNews.Id - Sebuah pemandangan mirip miniatur pulau dan lautan tersajikan indah di depan mata. Setidaknya itu yang dirasakan Pika Gustina Sari, warga Kecamatan Kaur Selatan, Kabupaten Kaur, Bengkulu saat mengunjungi sungai Padang Guci, di Kecamatan Tanjung Kemuning, Ahad (11/06/2023).


    Dia mengaku merasa takjub dengan pemandangan air yang mengalir jernih di bebatuan dengan kombinasi hamparan rerumputan bak miniatur pulau.


    "Sungguh sangat indah terlihat dari atas, serasa seperti miniatur pulau dengan lautan," ucap Pika.



    Pika menilai, bahwa keindahan pemandangan di depan matanya itu adalah anugera Tuhan.


    "Tentunya sayang dong, jika dilewatkan dan tidak diabadikan dalam kamera gawai," pungkasnya.

    masukkan script iklan disini

    Pemandangan yang dapat diakses dari jalan lintas Barat Sumatera tepatnya di Jembatan Muara Padang Guci, Kecamatan Tanjung Kemuning, Kabupaten Kaur, Bengkulu itu sejatinya  bekas akses tambang sirtu (pasir dan batu) yang berupa hamparan rerumputan dan air sungai serta tebing.


    Menurut Agus  Imran, warga Desa Padang Leban, Kecamatan Tanjung Kemuning, Sungai Padang Guci yang hilirnya di Samudera Hindia itu selain lebar juga terbilang dalam, sehingga untuk mengakses ke dasar sungai yang debit airnya kecil itu, bantarannya harus digerus. 


    "Nah, gerusan di bantaran itu dikerjakan sebagai akses alat berat yang sedianya untuk menambang sirtu (pasir dan batu) di lokasi tersebut beberapa tahun silam," ungkap Imran.


    Meski akhirnya penambangan di area sekitar 1,5 hektar itu urung dilakukan, namun akses berupa jalan menurun di lokasi tersebut bermanfaat juga.


    "Para pengembala ternak juga petani menggunakan akses jalan menuju dasar sungai yang sebagian besar telah berubah menjadi hamparan rerumputan dan dimanfaatkan pula untuk bercocok tanam," jelasnya.


     (ik)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    NamaLabel

    +